Cara Mempraktikkan Bersyukur di Media Sosial

Kapan dan bagaimana menggunakan teknologi media sosial untuk membangun keterampilan rasa bersyukur.

Saat kita mengungkapkan rasa syukur di tempat kerja, kita bisa lebih mudah mendapatkan rasa hormat dan persahabatan dengan orang yang bekerja dengan kita. Ketika kita berbagi rasa syukur kita untuk pasangan atau teman kita, mereka lebih murah hati dan baik kepada kita. Ketika kita merasa bersyukur atas hari-hari kita, kita menemukan lebih banyak makna dan kepuasan dalam hidup. Manfaat syukur jelas. Tapi tidak selalu jelas kapan harus menunjukkan rasa terima kasih kita. Merasa tidak nyaman untuk berbagi rasa syukur secara langsung, terutama ketika kita baru mengenal rasa syukur. Jadi salah satu cara yang baik untuk memulai dengan rasa bersyukur adalah dengan mempraktikkannya di media sosial. 

Berikut adalah 3 cara untuk mempraktikkan rasa syukur di media sosial — dan 2 cara untuk tidak.

1. Tulis Pesan Syukur kepada Teman Dekat

Cara termudah untuk memulai mempraktikkan rasa syukur di media sosial adalah dengan menulis pesan syukur singkatkepada orang yang Anda rasa paling nyaman. Luangkan waktu sejenak sekarang untuk menuliskan nama tiga orang yang Anda rasa dekat. Di samping setiap nama, tuliskan setidaknya satu hal tentang setiap orang yang Anda syukuri.

Itu bisa menjadi sesuatu yang mereka lakukan untuk Anda. Orang ini apakah membantu mencari tahu apa yang harus dilakukan tentang suatu masalah di tempat kerja? 

Seperti halnya membelikan kopi, minuman, atau makanan baru-baru ini? 

Mungkin mengatakan sesuatu yang baik atau melakukan sesuatu yang baik untuk Anda? 

Atau, bisa jadi pada umumnya orang yang baik? Apakah mereka lucu? 

Setelah Anda memiliki daftar, poskan atau pesan pribadi orang ini satu atau dua kalimat untuk menyampaikan rasa terima kasih Anda. Ini bisa menjadi sesuatu yang sederhana seperti – Hei, kamu keren! Saya sangat senang memiliki Anda sebagai teman . Atau bisa lebih spesifik – Ingat saat mobil saya mogok dan Anda menjemput saya? Hanya ingin mengucapkan terima kasih! Usahakan untuk membiasakan diri mengirimkan pesan-pesan ini lebih sering. Anda bahkan dapat mengingatkan diri sendiri untuk melakukannya dengan menambahkan rencana ke kalender.

2. Bagikan Daftar Syukur Dengan Teman

Untuk meningkatkan praktik bersyukur di media sosial Anda, buat postingan baru dengan daftar rasa syukur. Tulislah daftar tiga hal yang Anda syukuri hari ini. Misalnya, hari ini saya bersyukur cuaca cerah, bersyukur bisa menghabiskan malam dengan teman-teman baik, dan bersyukur saya memiliki hari rambut yang bagus. Bagikan kiriman ini dengan teman-teman Anda, atau teman dekat pilihan, dan minta mereka untuk membagikan apa yang juga mereka syukuri. Dengan mengamalkan syukur bersama, Anda bisa membuatnya lebih menyenangkan dan juga terhubung dengan teman.

3. Menulis Surat Syukur

Untuk meningkatkan praktik syukur Anda, kirim surat terima kasih kepada seseorang yang tidak pernah Anda ucapkan terima kasih dengan benar. Surat Anda bisa tentang apa saja. Mungkin Anda ingin berterima kasih kepada seorang teman karena selalu ada untuk Anda. Atau mungkin Anda ingin berterima kasih kepada pasangan romantis Anda untuk pengalaman yang sangat spesifik, seperti kencan. Dalam surat Anda, cobalah untuk lebih spesifik dan catat mengapa Anda menghargai orang lain, lebih dari sekadar cara positif yang dia buat terhadap Anda . Kirim surat ini ke orang lain dengan undangan untuk terhubung secara langsung. Dengan cara ini, surat tersebut menjadi rangsangan untuk membantu Anda terus memperkuat hubungan Anda dengan orang tersebut.Artikel berlanjut setelah iklan

2 Cara untuk Berlatih Bersyukur dari Media Sosial

Tidak semua jenis rasa syukur paling cocok untuk media sosial. Terkadang postingan ucapan syukur lebih berbahaya daripada kebaikan. Misalnya, pos atau meme yang mengatakan hal-hal seperti – “ Bersyukur karena masih hidup ” atau #Blessed sebenarnya dapat membuat orang lain kesal . Bagi beberapa penonton, postingan ini terkesan basi atau Pollyanna.

Kiriman ucapan terima kasih lainnya tentang pengalaman kita juga dapat memiliki efek negatif . Misalnya, postingan tentang betapa bersyukurnya kita atas liburan yang luar biasa atau pasangan romantis yang penuh kasih dapat membuat orang lain merasa iri atau kesal. Tentu, mungkin merasa bersyukur, tetapi jika ungkapan syukur Anda melukai hubungan Anda, maka manfaat syukur akan hilang. Jadi, daripada mempraktikkan jenis rasa syukur ini di media sosial, pilih untuk menggunakan metode lain.

1. Lacak Tiga Hal Baik di Ponsel Cerdas Anda

Bangun kebiasaan bersyukur Anda dengan melacak tiga hal baik yang terjadi pada Anda setiap minggu. Lacak hal-hal baik ini di ponsel Anda sehingga Anda dapat terus menambahkannya ke daftar. Setel pengingat di kalender Anda sehingga Anda tidak akan lupa dan memilih waktu ketika Anda memiliki setidaknya beberapa menit. Mungkin Anda ingin melakukannya di malam hari atau mungkin Anda lebih suka melakukannya di pagi hari. Yang penting adalah Anda memilih waktu yang sesuai untuk dan kemungkinan besar akan Anda ikuti. Setelah melakukan ini selama sebulan, lihat kembali semua hal yang Anda tulis untuk memberi diri Anda sedikit dorongan positif.

2. Buat Koleksi Gambar Syukur

Untuk menambah variasi pada praktik syukur Anda, alih-alih menulis tentang hal-hal yang Anda syukuri, Anda bisa membuat koleksi syukur. Ada banyak sekali gambar dan aplikasi pengumpul gambar online. Gunakan salah satu alat online berikut untuk mengumpulkan gambar orang, tempat, atau hal yang Anda syukuri. Ini bisa berupa foto yang Anda ambil, gambar syukur yang Anda buat, atau gambar yang Anda temukan secara online. Setiap minggu, tambahkan gambar baru ke koleksi Anda. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan dorongan rasa syukur karena melihat semua gambar lain yang Anda kumpulkan dan terus mengembangkan koleksi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *