10 Tips Cepat Berhenti dari Dunia Digital

Pernahkah Anda memperhatikan diri Anda atau orang lain menghabiskan lebih banyak waktu di dunia digital?

Penggunaan media sosial kita yang semakin meningkat secara harfiah mengubah otak kita untuk mendambakan kepuasan instan dan stimulasi konstan. Media sosial pada dasarnya memangsa ketidakamanan kita, memungkinkan kita menyesuaikan citra diri dan kehidupan kita sesuai dengan keinginan kita.

Sangat sulit untuk berpikir sendiri ketika Anda secara tidak sadar mengonsumsi gambar gaya hidup “ideal” yang dipentaskan, diedit, dan difilter dengan sempurna. Itu hal yang cukup menakutkan karena itu berarti kita kesulitan merasa nyaman saat memisahkan diri dari kehidupan digital kita. Ini juga berarti kita lebih rentan terhadap cara-cara berbahaya yang kita pasarkan dan iklankan melalui platform digital.

10 Cara Cepat untuk Mencabut dari Dunia Digital

Saatnya untuk fokus melepaskan diri dari dunia digital untuk terhubung kembali ke dunia nyata di sekitar Anda.

Itu tidak berarti Anda harus memutuskan hubungan Anda dengan dunia digital sepenuhnya, tetapi ada jauh lebih banyak hal yang terjadi di dunia ini daripada yang dapat (dan harus) kita ikuti, demi kesehatan kita. Jadi, hari ini, mari kita lihat beberapa cara sederhana untuk mengelola asupan digital Anda.

1. Tidur dengan Ponsel Anda Di Seberang / Di Luar Kamar Tidur Anda

Menempatkan ruang fisik antara Anda dan ponsel berarti Anda tidak akan menelusuri media sosial sampai Anda kelelahan, dan otak Anda dapat tertidur dengan lebih alami. Ini juga berarti Anda tidak akan memeriksanya di tengah malam atau hal pertama setelah membuka mata Anda. Ini adalah pencabutan harian yang benar-benar dapat digunakan oleh tubuh dan otak Anda.

2. Tidak Ada Telepon Saat Makan

Ini memberi Anda tiga kesempatan lagi setiap hari untuk hadir sepenuhnya dan memperhatikan dunia di sekitar Anda. Buat aturan bahwa Anda tidak melihat ponsel saat makan dan Anda akan menemukan bahwa hubungan pribadi Anda akan berkembang.

Anda juga akan lebih menikmati makanan karena Anda mengalaminya dengan lebih sepenuhnya. Anda mungkin juga menemukan bahwa Anda telah mengabaikan orang yang Anda cintai karena jumlah waktu yang Anda habiskan dengan telepon Anda alih-alih mendengarkan apa yang terjadi dalam hidup mereka.

3. Coba Hal Baru

Gunakan dapat menggunakan ponsel Anda untuk mencari tutorial singkat, tetapi kemudian berusaha secara sadar untuk mencoba dan menemukan hiburan offline. Melukis atau menggambar, menulis atau menyanyi, mendekorasi ulang atau memasak. Temukan sesuatu yang berbicara kepada pikiran, tubuh, dan jiwa Anda dan kemudian lakukan satu jam sehari untuk itu.

Anda akan lebih mudah memisahkan minat dan kesibukan kerja dari layar digital.

Coba ini: Cara Menemukan Gerai Kreatif Anda

4. Hidupkan Ponsel Anda dalam Senyap

Matikan dengungan, dering, dan ping agar Anda tidak terus-menerus diganggu. Anda akan dapat memeriksa ponsel Anda ketika Anda ingin / punya waktu, dan Anda tidak akan diganggu oleh ‘berita terbaru’ yang terjadi setiap saat.

Menonaktifkan ponsel agar tidak terobsesi dengan kehidupan orang lain dan mengembalikan Anda ke tubuh sehingga Anda dapat menjaga keseimbangan emosional dan menjadi lebih produktif.

5. Jangan Menonton TV Setiap Hari

Jika Anda memiliki kebiasaan menonton TV setiap malam seperti kebanyakan dari kita, berusahalah meluangkan waktu beberapa malam dalam seminggu untuk melakukan hal lain. Berolahraga, mainkan permainan papan, buat atau buat sesuatu dengan tangan Anda, pelajari alat musik baru, lakukan yoga, membaca buku, atau bermeditasi.

6. Ambil Teknologi Detox

Luangkan waktu sejenak dari media sosial. Hapus setiap aplikasi media sosial di ponsel Anda; nonaktifkan akun Anda jika Anda ingin benar-benar serius. Anda dapat memberi tahu orang lain dan menginspirasi mereka untuk melakukan hal yang sama.

Lakukan detoksifikasi digital selama sehari, seminggu, atau berbulan-bulan. Kebanyakan orang melaporkan bahwa mereka merasa jauh lebih baik selama detoksifikasi digital dan tampaknya memiliki efek yang besar pada kesejahteraan emosional kita.

7. Hanya Periksa Jaringan Sosial Anda Sekali Sehari

Ini mungkin terdengar seperti tantangan besar, tetapi mengapa ini begitu sulit? Apakah kita begitu tidak aman sehingga kita tidak dapat mengantre di toko bahan makanan dan berbasa-basi lagi? Apakah kita memiliki FOMO yang sangat keras sehingga istirahat di kamar mandi identik dengan istirahat di media sosial?

Jika tidak realistis bagi Anda untuk memutuskan hubungan dengan jejaring sosial Anda sepenuhnya, tetapkan aturan ketat untuk diri Anda sendiri yang membatasi berapa kali Anda memeriksa Instagram Anda. Cobalah untuk menghindari media sosial sama sekali sampai Anda di rumah pada hari itu. Atur pengatur waktu tidak lebih dari satu jam dan biarkan diri Anda melalui rotasi media sosial Anda. Tapi begitu timer itu mati, begitu pula ponsel Anda.

8. Perhatikan Seberapa Banyak Orang Menggunakan Perangkat Digital

Perhatikan seberapa sering orang-orang dalam hidup Anda terjun ke dunia digital. Tanyakan pada diri Anda apakah hal itu memengaruhi kemampuan mereka untuk berkomunikasi. Apakah mereka ceroboh? Apakah mereka mampu menetapkan tujuan dan mencapainya? Apa pengaruhnya terhadap hubungan, kesehatan, dan kualitas hidup mereka?

Apakah mereka mendengarkan secara aktif ketika orang berbicara? Amati perilaku orang lain dan renungkan sendiri.

9. Tanyakan pada Diri Anda “Mengapa”

Saat Anda menggunakan media sosial, tanyakan pada diri Anda apa alasan yang mendasari setiap kiriman yang Anda lihat. Apa gunanya itu? Bagaimana perasaanmu? Demikian pula, sebelum Anda membuat postingan atau mengirim pesan, tanyakan pada diri Anda “mengapa?”

Apakah kita benar-benar peduli tentang memberi tahu teman kita apa yang kita makan, atau apakah kita benar-benar mencoba memahami sesuatu yang lebih dalam di dalam diri kita untuk merasa baik-baik saja? Banyak orang berada dalam krisis spiritual dan media sosial memanfaatkannya.

10. Berhenti Mengikuti Orang yang Tidak Meningkatkan Kepositifan dalam Hidup Anda

Sederhanakan jejaring sosial Anda. Lakukan apa yang ibu saya lakukan dan hanya ikuti lingkaran langsung keluarga dan teman Anda di media sosial.

Dengan begitu, Anda tidak perlu menelusuri banyak gambar orang asing dan Anda akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk merasa harus “mengejar” apa yang “Anda lewatkan” – ketika Anda mungkin tidak melewatkan apa pun sama sekali. Luangkan waktu untuk berhenti mengikuti orang-orang yang tidak berkontribusi secara aktif pada hidup Anda.

Pikiran Penutup…

Teknologi dan media sosial telah memungkinkan kita membuat kemajuan luar biasa sebagai masyarakat, tetapi, seperti kebanyakan hal dalam hidup, hal itu bisa menjadi tidak sehat dan berbahaya secara berlebihan. Moderasi adalah kuncinya.

Mungkin hanya ketika kita melepaskan diri dari tuntutan yang dirasakan dunia digital barulah kita dapat benar-benar menemukan siapa kita. Jika Anda mengalami kesulitan khusus untuk memutuskan hubungan Anda dengan dunia digital, teknik dasar seperti meditasi, berjalan tanpa alas kaki, atau mandi garam dapat melibatkan indra Anda dan menempatkan Anda kembali di dunia nyata. Mari pastikan kita tetap lebih pintar dari smartphone kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *